Tahukan anda jika memproduksi abon ikan tuna memerlukan waktu yang lama ? dalam proses pembuatannya ada beberapa proses yang nantinya akan berpengaruh besar pada rasa dan kwalitas yang dihasilkan seperti proses pemilihan ikan tuna, resep abon ikan, proses pembersihan, proses produksinya itu sendiri. Yuk kita ulas satu persatu

Proses Pemilihan Ikan

Proses pemilihan ikan tuna gampang ā€“ gampang susah apalagi kalo kita beli ikannya dipasar, tidak sedikit oknum pedagang yang kotor cara menjualnya, maklum dalam dunia perikanan adalah jenis komoditi yang mudah cepat busuk makanya banyak oknum pedagang yang menambahkan atau mencapur ikan tuna dengan bahan kimia, Tips memilih ikan dipasar bisa menggunakan alat alami yaitu lalat, lalat tidak akan hinggap pada makanan yang bercampur dengan bahan kimia, wajib diingat sebelum pakai cara alami wajib kondisi ikan masih segar, mata ikan jernih ketika dipegang agak keras bukan lembek. Ikan tuna yang fresh tentu dagingnya akan padat dan menghasilkan serat abon yang sempurna, beda dalam kondisi ikan yang sudah lama bau amisnya akan tajam dan tidak akan menghasilkan serat pada abon ikan tuna.

Resep Abon Ikan Tuna

Resep dalam pembuatan abon ikan tuna sebetulnya simpel dan mudah di dapat di pasar tradisional atau di supermarket hanya wajib teliti saat pemilihan bumbu dan komposisi atau takarannya jangan sampai kelebihan atau kekurangan sehingga berpengaruh pada rasa abon ikan tuna yang dihasilkan, bumbu yang pokok hanya bawang merah dan putih, ketumbar, merica, dan santan untuk meningkatkan rasa gurihnya. Sedang bumbu pendukungnya seperti bumbu dapur seperti sereh, lengkuas jahe untuk mengurangi bau amis abon ikan tuna.

Proses Pembersihan

Saat pembersihan daging ikan tuna tentu wajib bersih sebelum masuk ke proses pengukusan, kenapa ? walaupun kondisi ikannya segar tapi isi perut dan kepala ikan tidak dibuang atau dibersihkan tetap saja akan mengeluarkan bau amis ikan pada proses selanjutnya, apakah bau amis ikan akan hilang setelah dibersihkan ? tentu tidak, proses pembersihan hanya mengurangi bau amis saat pengukusan sehingga hasil akhir abon ikan tuna tidak akan terlalu amis jika tidak dibersihkan.

Proses Produksi

Proses produksi ada beberapa tahap yaitu proses pengukusan, proses penyiangan kulit dan duri, proses penyuwiran, proses mixing dan beberapa proses lagi hingga pada tahap packing. Proses pengukusan pada produksi abon ikan tuna bertujuan untuk menghilangkan kadar air pada daging ikan tuna dibandingkan dengan perebusan, dan lama waktunya tetu lebih lama proses pengukusan. Kemudian proses penyiangan kulit dan duri tujuannya tentu menghilangkan kulit dan durinya proses ini memerlukan ketelitian yang tinggi kenapa ? duri dalam dalam ikan tuna sangatlah banyak walaupun durinya besar ā€“ besar tapi tetap memerlukan ketelitian tinggi sehingga abon ikan tuna yang dihasilkan tidak ada durinya. Kemudian proses penyuwiran Winny Abon Ikan sudah mempunyai mesin penyuwiran jadi proses ini sangatlah cepat tidak sampai 20 menit, tentu tujuan penyuwiran adalah menghasilkan serat pada daging ikan tuna. Untuk Proses Mixing pun kami sudah menggunakan mesin sehingga proses tidak lama juga sekitar 30 menit proses ini bertujuan untuk mencapur suwiran daging ikan dengan bumbu sehingga bumbu akan tercampur rata.

Kalau ngomongin produksi bisa makan waktu lama paling tidak sedikit banyak pelanggan Winny Abon Ikan tahu bagaimana proses pembuatan abon tuna, disamping faktor diatas banyak fakto pendukung yang perlu diperhatikan dari pemilihan bumbu, pemilihan kemasan hingga proses pengemasan tentunya tetap memperhatikan satu faktor yaitu kehigienisan.

Dapatkan produk abon ikan dan abon ayam hanya di Winny Abon Ikan

Bersumber dari website resmi Winny Abon Ikan www.winnyabon.com